Selasa, 26 Juli 2022

 1. Pengertian Integrasi Nasional

Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan berbagai perbedaan yang ada pada suatu negara sehingga tercipta keserasian dan keselarasan secara nasional.

2. Faktor-faktor Pendorong Integrasi Nasional

a. Faktor sejarah yang menimbulkan rasa senasip seperjuanagan

b. Keinginan untuk bersatu dikalangan bangsa Indonesia, sebagaimana dinyatakan dalam Sumpah     Pemuda tanggal 28 Oktober 1928

c. Rasa cinta tanah air dikalangan bangsa Indonesia, sebagaimana dibuktikan dalam perjuangan        tersbut, menegakkan, dan mengisi kemerdekaan

d. Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan neagra, sebagaimana dibuktikan oleh            banyak pahlawan bangsa yang gugur di medan perjuangan

e. Kesepakatan atau konsesus nasional dalam mewujudkan proklamasi kemerdekaan, Pancasila       dan UUD NRI Tahun 1945, bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta               bahasa     persatuan yaitu bahasa Indonesia.

3. Faktor-faktor Penghambat Integrasi Nasional

a. Masyarakat Indonesia yang sangat beraneka ragam (heterogen) yaitu terdiri dari berbagai           macam suku bangsa dengan kebudayaan daerah, bahasa daerah, agama dan ras yang berbeda-         beda

b. Wilayah yang sangat luas terdiri dari ribuan pulau yang dikelilingi oleh lautan luas.

c. Besarnya ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguhan yang merong-rong keutuhan serta         kesatuan dan persatuan bangsa, baik yang berasal dari luar maupun dalam negeri

d. Masih besarnya ketimpangan serta ketidakmerataan pembangunan menimbulkan berbagai rasa     tidak puas dan keputusasaan di kalangan masyarakat

e. Adanya paham etnosentrisme diantara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-           kelebihan kebudayaan dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain

f. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai        dengan kepribadian bangsa, baik melalui kontak langsung maupun tidak langsung.

4. Ancaman terhadap Integrasi Nasional

Ancaman adalah setiap upaya atau kegiatan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dinilai mengancam atau membahayakan kedaulatan negara, keutuhan negara, dan keselamatan segenap bangsa. Berikut beberapa ancaman yang dihadapi bangsa Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan.

a. Ancaman di Bidang ideologi

Salah satu ancaman bagi bangsa Indonesia  dalam bidang ideologi Pancasila adalah komunisme. Meskipun Indonesia dengan tegas menolak paham komunis, tetapi apabila ancaman tersebut tidak segera diatasi , kemungkinan komunisme akan kembali berkembang di Indonesia. Bukan hanya paham komunis saja yang mengancam ideologi Pancasila, melainkan pengaruh liberalisme juga bisa menjadi ancaman bagi ideologi kita, kehidupan masyarakat indonesia saat  ini lebih cenderung mengarah pada kehidupan liberal yang menekankan pada aspek kebebasan individu. 

b. Ancaman di Bidang Politik

Ancaman bidang politik dapat bersumber dari luar maupun dalam negeri sendiri. Dari luar negeri, ancaman di bidang politik Ddilakukan oleh suatu negara dengan melakukan tekanan politik terhadap Indonesia.

Berbagai ancaman intimidasi, provokasi, maupun blokade politik, merupakan bentuk ancaman non militer berdemensi politik yang sering digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk menekan negara lain. Adapun ancaman berdimenasi politik yang bersumber dari dalam negeri berupa penggunaan kekuatan dalam bentuk pengerahan massa untuk menumbangkan pemerintah yang sedang berkuasa. Selain itu, separatisme juga menjadi ancaman di bidang politik. Separatisme merupakan suatu kegiatan untuk memisahkan diri dari NKRI.

c. Ancaman di Bidang Ekonomi

Bisa dikatakan bahwa saat ini tiadak ada negara yang mempunyai kebijakan ekonomi yang tertutup dari pengaruh negara lain. Hal tersebut merupakan pengaruh adanya globalisasi. Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan ketika negara-negara diseluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh hambatan dan batasan terhadap arus modal, barang dan jasa. Di satu pihak, glonalisasi perekonomian akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. Namun senaliknya, globalisasi perekonomian juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik. Selain menjadi keuntungan, hal tersebut juga bisa menjadi ancaman bagi kedaulatan perekonomian suatu negara.

Adapun pengaruh negativ globalisasi ekonomi yang dapat mengancam kedaulatan Indonesia, khususnya dibidang ekonomi antara lain sebagai berikut:

1) Seiring dengan adanya perdagangan bebas, Indonesia akan dibanjiri barang-barang dari luar negeri. Hal tersebut mengakibatkan semakin terdesaknya barang-barang produksi dalam negeri karena kalah bersaing dengan barang-barang dari luar negeri.

2) Cepat atau lambat perekonomian Indonesia akan dikuasai pihak asing seiring dengan semakin mudahnya orang asing menanamkan modalnya di Indonesia.

3) Munculnya kesenjangan sosial yang tajam sebagai akibat dari adanya persaingan bebas.

4) Semakin berkuruangnya sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi, koperasi semakin sulit berkembang, serta penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya semakin ditinggalkan sehingga angka pengangguran dan kemiskinan sulir dikendalikan.

5) Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

d. Ancaman di Bidang Sosial Budaya

Ancaman di bidang sosial budaya dapat bersumber dari dalam maupun luar negeri. Dari dalam negeri, ancaman di bidang sosial budaya didorong oleh isu-isu kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan ketidakadilan. Berbagai isu tersebut menjadi titik pangkal munculnya permasalahan, seperti separatisme, terorisme, kekerasan, dan bencana akibat perbuatan manusia yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Adapun ancaman dari luar negeri antara lain sebagai berikut:

1) Masuknya budaya asing yang negativ dan tidak sesuai dengan kepribadian masyarakat Indonesia

2) Munculnya gaya hidup konsumif

3) Munculnya sifat hedonisme yaitu kenikmatan pribadi dianggap sebagai suatu nilai hidup tinggi.

4) Adanya sikap individualisme yaitu suatu sikap yang mementingkan dirinya sendiri

5) Munculnya gejala westernisasi yaitu gaya hidup yang selalu berorientasi kepada budaya Barat tanpa diseleksi terlebih dahulu

6) Semakin memudarnya semangat gotongroyong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial

7) Semakin lunturnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat. 

e. Ancaman di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Wujud ancaman dibidang pertahanan dan keamanan pada umumnya berupa ancaman militer, yaitu ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata dan terarganisasi yang dinilai mempunyai kemampuan membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap wilayah. Adapun wujud ancaman militer antara lain berupa agresi/invansi, pelanggaran wilayah, pemberontakan bersenjata, sabotase, spionase, aksi teror bersenjata, serta ancaman keamanan laut dan uadara.


  

Categories:


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 komentar:

Posting Komentar